Seperti saran teman-teman, aku berniat mendatangi langsung cabang Bank Mandiri terdekat. Sayangnya sejak Senin, Selasa , dan Rabu, aku sangat sibuk sehingga tak sempat mengurus ini.
Akhirnya pada hari Kamis aku mendatangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat dan bertemu dengan CS Officer bernama Ibu Heni S.
Dengan sangat membantu, Ibu Heni mencoba melakukan pengecekan di database komputernya dengan meminjam KTP dan buku rekening tabunganku. Hasilnya negatif. Namaku tak pernah tercatat dalam sistem MandiriSMS mereka. Aku akui bahwa nomor selulerku yang mendapatkan pesan singkat itu tak pernah kudaftarkan untuk layanan MandiriSMS.
Bahkan kutambahkan kalau aku memang tak pernah mendaftar ke MandiriSMS. Pengecekan singkat dari terminal komputer Ibu Heni mengkonfirmasikan pernyataanku ini.
Tetapi tak puas dengan itu, Ibu Heni lalu mencoba menghubungi bagian kartu kredit Bank Mandiri dan tersambung dengan Ibu Keyla(?). Sekali lagi data nama dan tanggal lahirku disebutkan sebagai keyword untuk pencarian di database. Tebak apa hasilnya?
Nol.
Nama dan tanggal lahirku bahkan tak pernah terdaftar mengajukan aplikasi kartu kredit MandiriVisa atau kartu kredit apapun dari Bank Mandiri. Nama dan tanggal lahirku tak terdaftar sedang menjadi pelanggan kartu kredit apapun dari Bank Mandiri.
Setelah usaha ini, ada satu hal yang bisa disimpulkan: kemungkinan sistem pengiriman otomatis SMS tersebut mengalami sesuatu gangguan (aku cenderung berpendapat ada kesalahan data entry dari operator data input mereka) sehingga hal yang menyebalkan ini bisa terjadi.
Saran dari Ibu Heni?
Abaikan saja SMS ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar